Ketika Blog Mulai ditinggalkan

Sepi, itu yang terasa.

Semula aku mengira, karena jarang blogwalking, maka blog-ku pun sepi pengunjung. Saat menunggui istriku yang lagi diopname di rumah sakit, buat ngabisin waktu, aku beli sebuah tabloid. Begitu sampai pada rubrik blog, mataku langsung nanar melihat tulisan “Blog Mulai ditinggalkan”. Aku yang hanya punya kemampuan sebatas mengutak-atik template minima, terenyuh, manakala diangap blogger tradisional. Otak yang lelah karena hampir 3 hari kurang tidur cuma bisa mengambil kesimpulan sepihak: “yang eksodus ke Facebook dan Twitter adalah blogger moderen.”

“Mau diapakan lagi sob,” kata salah seorang temanku, “pokoknya ngeblog aja, sebelum ngeblog dilarang. Masih banyak kok yang aktif nulis dan blogwalking, jangan putus asa.”

Begitu petuah bijak dari sohibku tadi. Namun petuah yang keluar dari mulutnya, berbanding terbalik dengan blognya yang hampir empat bulan terakhir tak ter-update. Aku tersenyum pahit sambil membayangkan bila suatu saat nanti blog memang benar-benar ditinggalkan.


kembali ke atas

10 comments:

  1. ngeblog lebih menyenangkan daripada ber FB ria......

    ReplyDelete
  2. @Nova Imoet..
    Setuju Nov... Setuju..

    ReplyDelete
  3. Blog ane kok di banned ni gmn solusinya bozzz?

    ReplyDelete
  4. ah, biarin aja mas, toh kita tak ada ruginya. yang penting kita sendiri tetep setia dan mejaga semangat untuk ngeblog.

    ReplyDelete
  5. @EditTag>
    Gak enak nih kalo gwa sebutin nama tabloidnya di sini, takut... salah kaprah

    ReplyDelete
  6. wah memang bener sob.. saya pun skarang ini sudah jarang banget blogging padahal sebenernya rindu berat dengan namanya posting dan blogwalking. Dulu susah payah supaya blog dapat pengunjung yang banyak dan terindex google tapi setelah itu semua didapat sekarang sudah mulai ditinggalkan.. sedih sob.. entah gimana caranya supaya dapat semangat blogging kayak dulu. seru,, rame,, dan saling berlomba memposting yang terbaik :)

    ReplyDelete
  7. sebenarnya tabloidnya yg mesti terima kasih (kalo disebut disini), toh dibantu dipromosikan, dan beritanya juga sebatas menyebarkan info disana, bukan diputarbalikan, tidak ada unsur yang bertentangan dengan etika.

    ReplyDelete
  8. @EditTag>
    Walau bagaimanapun juga (ceaelah) gwa mensti waspasa seperti kata bang Napi, he he he. Gini aja bro, gwa sampein lewat YM aja, pas kalo sama-sama ol. OK.... OK donk

    ReplyDelete

Makasih udah mampir dan kasih komentar ....